Aktivasi Free Fire x Naruto Shippuden di Kota Kasablanka

Tantangan

Kolaborasi lintas industri antara game battle royale terpopuler di Asia Tenggara, Garena Free Fire, dengan waralaba anime legendaris dunia Naruto Shippuden, menuntut sebuah pengalaman fisik yang mampu memuaskan komunitas gamer maupun pecinta anime yang sangat teliti terhadap kanon cerita.

Tantangan spesifik yang dipecahkan oleh Livindo:

  • Tingkat Kepadatan Pengunjung Sangat Tinggi: Grand Atrium Kota Kasablanka merupakan salah satu atrium tersibuk di Jakarta Selatan. Tata letak aktivasi harus menampung ribuan antrean pengunjung tanpa memblokir jalur evakuasi mal dan akses tenant retail sekitar.
  • Akurasi Detail Dunia Anime & Game: Gerbang Torii Desa Konoha bercorak kuning cerah khas Free Fire, ekor sembilan monster cakra Kurama, hingga kedai Ramen Ichiraku harus dibuat dengan proporsi akurat sesuai siluet visual aslinya.
  • Integrasi Teknologi & Aktivitas Fisik: Menggabungkan panggung utama turnamen e-sports, titik foto bertema, area registrasi merchandise, dan deretan station demo smartphone yang membutuhkan instalasi kabel tersembunyi berdaya listrik tinggi secara aman.

Pendekatan

  1. Gerbang Masuk Konoha Monumental:

Gerbang utama setinggi 5,5 meter dengan bentang lebar 8 meter dibangun menggunakan konstruksi rangka hollow baja dan pelapisan plywood padat dengan finishing cat duco kuning khas branding Free Fire bergaris hitam taktikal. Di puncak gerbang terpasang ornamen atap pagoda khas Jepang dengan logo kolaborasi berlapis akrilik timbul (embossed 3D acrylic).

  1. Pusat Diorama: Ekor Sembilan Kurama Raksasa:

Di tengah atrium, Livindo mendirikan instalasi patung ekor Kurama (Kyuubi) yang meliuk dinamis setinggi 4 meter. Ekor-ekor oranye dipahat dari high-density EPS foam bertulang pipa lengkung berkekuatan tinggi, dilapisi resin komposit, dan disinari lampu sorot amber-orange tersembunyi yang memberi kesan cakra menyala.

  1. Replika Kedai Ramen Ichiraku Autentik:

Salah satu daya tarik terbesar adalah paviliun kedai Ramen Ichiraku berdimensi nyata lengkap dengan atap genteng tradisional, tirai kain noren bertuliskan kanji Jepang, lampion merah bercahaya, meja bar kayu, dan bangku bulat. Pengunjung dapat duduk di bangku bar layaknya karakter Naruto untuk berfoto interaktif.

  1. Sirkulasi Spasial & Keamanan Jalur Antrean:

Livindo merancang alur satu arah (one-way experiential flow) yang membagi zona kedatangan, zona foto utama, booth uji coba game Free Fire, zona penukaran merchandise berhadiah, dan jalur keluar. Kabel listrik dan jaringan internet dialirkan melalui kabel protektor karet tebal (heavy-duty rubber cable ramps) yang tertanam di bawah karpet abu-abu antislip.

Hasil

Aktivasi Free Fire x Naruto Shippuden di Kota Kasablanka mencatatkan rekor kunjungan dengan lebih dari 45.000 pengunjung berpartisipasi sepanjang akhir pekan acara. Antrean foto di gerbang Konoha dan kedai Ichiraku mengular tertib, sementara liputan media gaming dan eksposur media sosial mencapai jutaan impresi organik. Pihak Garena Indonesia dan manajemen Kota Kasablanka memberikan apresiasi tinggi atas presisi eksekusi, kerapian finishing, dan kepatuhan standar keselamatan kerja Livindo.

Punya proyek yang ingin diwujudkan?

Ceritakan kebutuhan Anda. Tim kami membantu dari konsep, desain 3D, produksi, sampai instalasi di lokasi.

Ketik untuk mencari. Tekan Esc untuk menutup.